Paket Wisata Tour ke Thailand 4 Hari 3 Malam Agustus

Semakin banyak traveler yang melancong ke Thailand untuk menghabiskan masa liburan bersama keluarga, kerabat, atau kawan mungkin juga pasangan. Menikmati keseruan dengan suguhan luar biasa dari negara Thailand ini. Tentu merupakan hal yang diinginkan sebagian besar orang. Dengan Paket Wisata Tour ke Thailand 4 Hari 3 Malam Agustus ini kamu bisa menikmati keseruan tersebut. Tak hanya itu, nikmati juga suguhan wisata alam dari Thailand juga wisata sejarah juga budaya dari Thailand. Tak ketinggalan wisata kulinernya yang beragam dan menggoda untuk dicoba. Segera booking paketnya dan ikuti paket tour ke thailand bersama tourkeasia.com.
Bangkok, kota yang tak pernah tidur, menjanjikan perpaduan sempurna antara kemegahan kuil bersejarah, kehangatan masyarakat, dan kelezatan kuliner yang mendunia. Dirancang efisien untuk pelancong dari Jakarta, panduan 4 hari 3 malam ini memastikan Anda menjelajahi ikon utama Thailand, mulai dari istana raja hingga pasar terapung yang ikonis, tanpa harus berpindah hotel. Siapkan diri Anda untuk menyelami jantung Negeri Gajah Putih di bulan Agustus!
Daily Detailed Itinerary
Hari ke 1: Kedatangan di Bangkok & Kemegahan Peninggalan Klasik
Hari pertama langsung diisi dengan kunjungan ke situs budaya paling sakral di Thailand setelah penerbangan pagi yang efisien dari Jakarta.
| Time Slot | Activity Type | Details | Cost | Notes |
| 06:30–10:00 | Transportation | Penerbangan QZ252 dari Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta) ke Bangkok (Bandara Don Mueang), durasi 3,5 jam. Maskapai: AirAsia, kelas ekonomi. | 600 THB | Tiba pagi hari, waktu ideal untuk memulai eksplorasi. |
| 10:00–10:50 | Transportation | Perjalanan dari Bandara Don Mueang ke Krungthep Residence dengan taksi, jarak 25 km, durasi 50 menit. | 350 THB | Disarankan menggunakan taksi resmi bandara. |
| 10:50–11:10 | Other | Check-in awal / simpan bagasi di hotel dan persiapan kunjungan. | Gratis | Hotel menyediakan layanan penyimpanan bagasi. |
| 11:10–13:40 | Attraction Visit | Grand Palace & Wat Phra Kaew Deskripsi: Istana kerajaan Thailand dan kuil Buddha Zamrud, ikon budaya utama Bangkok. Jam buka: 08:30–15:30 Harga tiket: 500 THB/orang Durasi rekomendasi: 2,5 jam Catatan: Harus berpakaian sopan (lengan panjang, celana/rok panjang). Sewa pakaian tersedia di loket. | 500 THB | Kunjungan sore masih dalam jam operasional; hindari setelah 15:30. |
| 13:40–14:30 | Dining | Supanniga Eating Room (Tha Tien) Lokasi: Dekat Grand Palace, tepi sungai Chao Phraya. Spesialisasi: Masakan Thailand Timur yang autentik. Harga per orang: 350 THB Jam buka: 11:00–21:00 | 350 THB | Suasana tenang dan pemandangan sungai, cocok setelah wisata budaya. |
| 14:30–16:30 | Other | Waktu luang untuk istirahat atau bersantai di hotel. | Gratis | Rekomendasi: Hindari aktivitas luar ruangan karena potensi hujan sore. |
| 16:30–17:00 | Transportation | Perjalanan dari Krungthep Residence ke Yaowarat (Chinatown) dengan taksi, jarak 1,5 km, durasi 10 menit. | 50 THB | – |
| 17:00–20:00 | Attraction Visit | Yaowarat (Chinatown), Bangkok Deskripsi: Kawasan kuliner jalanan terkenal dengan hidangan laut segar dan dessert khas. Jam buka: Aktif pukul 18:00–24:00 Tiket masuk: Gratis Durasi rekomendasi: 2 jam Catatan: Fokus pada makan malam dan suasana malam. | 0 THB | Buka lebih awal untuk menghindari keramaian puncak. |
| 20:00–20:20 | Transportation | Kembali ke hotel dengan taksi. | 50 THB | – |
Overnight Stay: Krungthep Residence, Address: 39 Ratchadamnoen Soi 1, Rattanakosin, Bangkok, Price: 380 THB per night
Hari ke 2: Pesona Pasar Terapung & Malam di Tepi Sungai Chao Phraya
Hari kedua fokus pada pengalaman unik Pasar Terapung Damnoen Saduak di pagi hari, dilanjutkan dengan sejarah arsitektur sutra, dan ditutup dengan hiburan malam di tepi sungai.
| Time Slot | Activity Type | Details | Cost | Notes |
| 06:00–07:30 | Transportation | Perjalanan dari hotel ke Pasar Terapung Damnoen Saduak dengan mobil sewa (full-day charter), jarak 70 km, durasi 1,5 jam. | ~2800 THB (total) | Sarankan berangkat pagi agar bisa menikmati pasar saat paling aktif. |
| 07:30–09:00 | Attraction Visit | Damnoen Saduak Floating Market Deskripsi: Pasar tradisional di atas perahu, simbol kehidupan pedesaan Thailand. Jam buka: 07:00–11:00 Tiket: Gratis (tapi biaya perahu sekitar 500 THB/boat) Durasi rekomendasi: 2 jam Catatan: Beli makanan ringan dari perahu dan foto budaya lokal. | 0 THB | Aktivitas utama: naik perahu, belanja suvenir, cicipi makanan. |
| 09:00–11:00 | Transportation | Kembali ke Bangkok, tiba di Jim Thompson House sekitar pukul 11:00. Durasi: 2 jam, termasuk transit. | Termasuk dalam sewa mobil | – |
| 11:00–11:30 | Transportation | Jalan kaki singkat menuju area masuk Jim Thompson House. | Gratis | Lokasi mudah diakses dari jalan utama. |
| 11:30–13:00 | Attraction Visit | Jim Thompson House Deskripsi: Rumah museum Amerika yang melestarikan arsitektur Thai dan seni sutra. Jam buka: 10:00–17:00 Harga tiket: 250 THB/orang Durasi rekomendasi: 1,5 jam Catatan: Tur terakhir dimulai pukul 17:00. | 250 THB | Cocok untuk pencinta budaya dan fotografi arsitektur. |
| 13:00–14:00 | Dining | Jim Thompson, A Thai Restaurant Lokasi: Di dalam kompleks rumah. Spesialisasi: Thai fine dining dengan nuansa tradisional. Harga per orang: 700 THB Jam buka: 11:00–22:00 | 700 THB | Pengalaman kuliner premium setelah tur budaya. |
| 14:00–16:30 | Other | Waktu bebas — disarankan istirahat di hotel atau relaksasi. | Gratis | Cuaca Agustus cenderung lembab, hindari aktivitas fisik berat. |
| 16:30–17:00 | Transportation | Perjalanan dari Jim Thompson House ke Asiatique dengan taksi, jarak 12 km, durasi 30 menit. | 100 THB | – |
| 17:00–19:00 | Attraction Visit | Asiatique The Riverfront Deskripsi: Pusat belanja & hiburan tepi sungai dengan Ferris wheel dan restoran. Jam buka: 16:00–24:00 Tiket masuk: Gratis (Ferris wheel tambahan biaya) Durasi rekomendasi: 2 jam Catatan: Nikmati pemandangan malam Chao Phraya. | 0 THB | Cocok untuk semua jenis traveler, termasuk keluarga dan pasangan. |
| 19:00–19:30 | Transportation | Kembali ke hotel dengan taksi, jarak 10 km, durasi 25 menit. | 80 THB | – |
Overnight Stay: Krungthep Residence, Address: 39 Ratchadamnoen Soi 1, Rattanakosin, Bangkok, Price: 380 THB per night
Hari ke 3: Petualangan Sejarah ke Ayutthaya (UNESCO World Heritage)
Hari ketiga didedikasikan untuk perjalanan sejarah menggunakan kereta api menuju Ayutthaya, bekas ibu kota Kerajaan Siam yang kini merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
| Time Slot | Activity Type | Details | Cost | Notes |
| 07:00–07:15 | Transportation | Perjalanan dari hotel ke Stasiun Hua Lamphong dengan taksi, jarak 3 km, durasi 15 menit. | 60 THB | Pastikan tiba lebih awal untuk pembelian tiket jika belum dipesan. |
| 07:30–09:00 | Transportation | Kereta SRT No.7 dari Bangkok (Hua Lamphong) ke Ayutthaya, durasi 1,5 jam. Kelas ekonomi. | 150 THB | Jadwal tetap, tidak boleh terlambat. |
| 09:00–09:20 | Transportation | Dari Stasiun Ayutthaya ke Taman Sejarah Ayutthaya dengan tuk-tuk, jarak 3 km, durasi 10 menit. | 100 THB | Tawar harga sebelum naik (biasanya 100 THB pulang-pergi). |
| 09:20–14:30 | Attraction Visit | Ayutthaya Historical Park Deskripsi: Situs warisan UNESCO, bekas ibu kota kerajaan Siam. Jam buka: 08:00–17:00 Tiket: 50 THB (pass harian) Durasi rekomendasi: 5 jam Aktivitas: Kunjungi Wat Mahathat, Wat Phra Si Sanphet, naik sepeda listrik. Catatan: Gunakan tabir surya dan topi. | 50 THB | Waktu kunjungan optimal di pagi hingga siang. |
| 14:30–15:30 | Dining | Kaffa Bistro Ayutthaya Lokasi: Dekat taman sejarah. Spesialisasi: Fusion Thai kontemporer. Harga per orang: 300 THB Jam buka: 09:00–21:00 | 300 THB | Restoran favorit wisatawan, rating tinggi. |
| 15:30–16:00 | Transportation | Kembali ke stasiun dengan tuk-tuk. | 100 THB | – |
| 16:00–17:30 | Transportation | Kereta SRT No.8 dari Ayutthaya kembali ke Bangkok (Hua Lamphong), durasi 1,5 jam. | 150 THB | – |
| 17:30–17:50 | Transportation | Taksi dari stasiun ke hotel. | 60 THB | – |
| 18:00–20:00 | Other | Waktu bebas untuk istirahat, packing, atau santai malam. | Gratis | – |
Overnight Stay: Krungthep Residence, Address: 39 Ratchadamnoen Soi 1, Rattanakosin, Bangkok, Price: 380 THB per night
Hari ke 4: Belanja Modern & Kepulangan ke Jakarta
Hari terakhir diisi dengan sesi belanja cepat untuk oleh-oleh di salah satu mall paling unik di Bangkok sebelum menuju bandara untuk penerbangan kembali ke Jakarta.
| Time Slot | Activity Type | Details | Cost | Notes |
| 08:00–09:30 | Attraction Visit | Terminal 21 Bangkok Deskripsi: Pusat perbelanjaan bertema internasional (setiap lantai mewakili kota dunia). Jam buka: 10:00–22:00 Tiket masuk: Gratis Durasi rekomendasi: 2 jam Catatan: Tempat sempurna untuk beli oleh-oleh seperti gantungan kunci, sabun herbal, teh, dan aksesori. | 0 THB | Meski buka pukul 10:00, beberapa toko sudah aktif lebih awal. |
| 09:30–10:30 | Transportation | Perjalanan dari Terminal 21 ke Bandara Don Mueang dengan taksi, jarak 25 km, durasi 50 menit. | 400 THB | Disarankan berangkat lebih awal karena lalu lintas bisa padat. |
| 10:30–11:20 | Other | Check-in, bagasi, dan prosedur keamanan di bandara. | Gratis | Batas waktu check-in umumnya 45 menit sebelum keberangkatan. |
| 11:20–14:55 | Transportation | Penerbangan QZ251 dari Bangkok (Don Mueang) ke Jakarta (Soekarno-Hatta), durasi 3,5 jam. Maskapai: AirAsia, kelas ekonomi. | 615 THB | Tiba di Jakarta pada sore hari. |
Akhir perjalanan — tidak ada akomodasi malam ini.
Total Trip Expense Breakdown
Berikut adalah rincian perkiraan biaya yang dikeluarkan selama perjalanan 4 hari 3 malam di Bangkok (dalam mata uang Thai Baht/THB).
| Expense Category | Details | Total (per orang) |
| Fixed Expenses | ||
| Public Transport | Tiket pesawat (QZ252 + QZ251): 600 + 615 = 1.215 THB Kereta Bangkok-Ayutthaya pulang-pergi: 150 x 2 = 300 THB | 1.515 THB |
| Accommodation | Krungthep Residence: 380 THB/malam x 3 malam | 1.140 THB |
| Attraction Tickets | Grand Palace: 500 THB Jim Thompson House: 250 THB Ayutthaya Historical Park: 50 THB | 800 THB |
| Variable Expenses | ||
| Dining | Hari 1: 350 (makan siang) + 200 (malam) = 550 THB Hari 2: 700 + 300 = 1.000 THB Hari 3: 300 THB Hari 4: 150 THB (sarapan) Total makan: 2.000 THB | 2.000 THB |
| Vehicle Rental/Usage Fees | Taksi & transport lokal: 350 + 50 + 50 + 2.800 (sewa mobil) + 100 + 80 + 60 + 100 + 100 + 60 + 80 + 400 = 4.230 THB Catatan: Sewa mobil full day dibagi rata per orang jika grup. | 4.230 THB |
| Estimated Grand Total | 9.685 THB |
Catatan: Total perkiraan per orang, asumsi perjalanan individu. Jika rombongan, biaya transportasi darat dapat dibagi.
Kurs referensi: 1 IDR ≈ 0,0043 THB (10.000 IDR ≈ 43 THB)
Pre-Trip Preparation & Recommendations
Persiapan matang sangat penting untuk menikmati liburan di Bangkok, terutama di musim hujan bulan Agustus.
- Pemesanan:
- Tiket pesawat dan kereta antar kota sebaiknya dipesan lebih awal, terutama saat musim hujan.
- Untuk Grand Palace, datang pagi hari untuk menghindari antrean panjang yang memakan waktu.
- Pakaian:
- Bawa pakaian lengan panjang dan celana panjang untuk kunjungan ke situs budaya sebagai bentuk penghormatan.
- Pilih bahan ringan dan cepat kering karena cuaca lembap dan hujan sporadis di bulan Agustus.
- Jangan lupa membawa payung lipat atau jas hujan ringan yang praktis.
- Barang Bawaan:
- Siapkan charger portabel dan adaptor listrik (Thailand menggunakan colokan tipe A/C/O).
- Tabir surya, topi, dan botol air isi ulang harus selalu ada untuk menghadapi cuaca panas.
- Tunai (THB) cukup untuk transaksi di pasar lokal dan tuk-tuk; gunakan kartu debit/kredit untuk mall besar.
- Catatan Penting:
- Hormati budaya lokal: hindari menyentuh kepala anak kecil dan jangan menunjuk dengan kaki.
- Festival Agustus: 12 Agustus adalah Hari Keluarga Kerajaan (Ratu Sirikit), banyak tempat dipenuhi bendera biru dan acara budaya — kunjungi Sanam Luang atau Istana jika tertarik.
- Hindari membawa makanan pedas berlebihan jika Anda sensitif terhadap masakan lokal yang kaya rempah.
Trip Overview
| Detail | Deskripsi |
| Durasi Perjalanan | 4 hari 3 malam (8–11 Agustus) (Rekomendasi Tanggal Terbaik) |
| Rute Utama | Jakarta → Bangkok (pusat budaya & sejarah) → Day trip ke Damnoen Saduak & Ayutthaya → Kembali ke Jakarta |
| Atraksi Utama | Grand Palace & Wat Phra Kaew, Pasar Terapung Damnoen Saduak, Jim Thompson House, Taman Sejarah Ayutthaya (UNESCO), Yaowarat (Chinatown) & Asiatique Riverfront, Terminal 21 (belanja oleh-oleh) |
| Transportasi Antar Kota | Penerbangan QZ252/QZ251 (Jakarta ↔ Bangkok), Kereta SRT No.7 & No.8 (Bangkok ↔ Ayutthaya) |
| Keunggulan Hotel | Lokasi strategis dekat Grand Palace, rating tinggi (4,7), nyaman tanpa perlu pindah hotel. |
| Perkiraan Total Budget | Sekitar 9.700 THB per orang (± Rp2,2 juta), termasuk transportasi, akomodasi, makan, atraksi, dan transport lokal. |
Destinasi Wisata Budaya & Kuliner
Grand Palace & Wat Phra Kaew
Grand Palace adalah kompleks istana kerajaan megah yang dibangun sejak abad ke-18 dan menjadi simbol kejayaan monarki Thailand. Di dalamnya terdapat Wat Phra Kaew (Kuil Buddha Zamrud), yang menyimpan patung Buddha paling suci di Thailand, terbuat dari batu giok hijau utuh. Arsitektur bergaya Thai klasik dengan detail emas, ubin mozaik, dan pilar ukir menjadikannya latar foto yang memukau sekaligus situs spiritual penting. Pengunjung wajib berpakaian sopan—lengan panjang dan celana/rok menutup lutut—sebagai bentuk penghormatan terhadap kesucian tempat ini.
Jelajahi Kemegahan The Grand Palace Bangkok di The Grand Palace Thailand: Pesona Kemegahan Kerajaan yang Wajib Dikunjungi di Bangkok.
Yaowarat (Chinatown), Bangkok
Yaowarat adalah jantung komunitas Tionghoa di Bangkok, yang bertransformasi menjadi surga kuliner jalanan setiap sore hingga tengah malam. Deretan kedai makanan menawarkan hidangan ikonik seperti kepiting saus lada hitam, bakso ikan goreng, dan dessert telur ratus tahun yang unik. Suasana meriah dengan lampu neon, aroma rempah, dan hiruk-pikuk pedagang menciptakan pengalaman urban yang autentik dan energetik. Selain makan, kawasan ini juga penuh toko emas, herbal tradisional, dan oleh-oleh unik yang bisa dibeli hingga larut.
Pasar Terapung Damnoen Saduak
Terletak sekitar 100 km barat daya Bangkok, Damnoen Saduak adalah pasar terapung paling terkenal di Thailand meski sudah cukup komersial. Pedagang lokal menjajakan makanan, buah segar, kerajinan, dan hidangan siap saji dari perahu kayu kecil di kanal sempit—gambaran khas kehidupan sungai pedalaman Thailand tempo dulu. Meski kini lebih banyak dikunjungi turis, suasana tetap hidup, terutama pagi hari saat langit cerah dan aktivitas puncak berlangsung. Ini adalah tempat sempurna untuk merasakan nostalgia budaya pedesaan yang nyaris punah di kota besar.
Rasakan Sensasi Belanja di Tengah Labirin Khlongs di Damnoen Saduak Floating Market Thailand: Menyelami Warisan Budaya dan Sensasi Belanja di Atas Air.
Jim Thompson House
Jim Thompson House adalah museum rumah tradisional Thai yang dibangun ulang oleh seorang mantan agen CIA sekaligus pengusaha sutra Amerika pada 1950-an. Terletak di tengah kota, kompleks ini terdiri dari enam bangunan kayu bergaya Thai antik yang disusun harmonis di sekitar taman tropis. Di dalamnya tersimpan koleksi seni Asia Tenggara, tekstil kuno, dan perabot oriental yang mencerminkan selera estetika tinggi Jim Thompson. Kunjungan ke sini tidak hanya tentang arsitektur, tapi juga kisah misterius hilangnya sang pemilik di Malaysia pada 1967.
Asiatique The Riverfront
Asiatique adalah mal terbuka tepi sungai Chao Phraya yang menggabungkan nuansa pasar malam, belanja vintage, dan hiburan modern dalam satu kawasan. Bertema “warehouse district” abad ke-19, tempat ini menawarkan lebih dari 1.500 toko, restoran, teater, dan bahkan Ferris wheel dengan pemandangan sungai yang romantis. Cocok untuk semua jenis traveler—keluarga bisa menikmati pertunjukan Calypso Cabaret, pasangan bisa makan malam romantis, dan backpacker bisa belanja kaos lokal murah. Buka hanya di malam hari, menjadikannya pelarian sempurna dari panas siang hari di Bangkok.
Cari tahu yuk rekomendasi toko di Asiatique Night Market di Mall dan Pasar Malam Di Tepi Sungai? Dimana Lagi Kalau Bukan Di Asiatique Night Market Bangkok!
Ayutthaya Historical Park
Ayutthaya, bekas ibu kota Kerajaan Siam (1350–1767), kini menjadi situs warisan dunia UNESCO yang menyimpan reruntuhan candi megah yang dipahat di antara pepohonan rindang. Kuil seperti Wat Mahathat (dengan patung Buddha terkurung akar pohon) dan Wat Phra Si Sanphet (menara stupa emas tiga serangkai) menjadi ikon utama yang memukau fotografer dan pecinta sejarah. Meski hancur akibat invasi Burma abad ke-18, keagungan arsitektur Khmer-Thai-nya masih terasa kuat hingga kini. Pengunjungan terbaik dilakukan pagi hari sebelum terik, dengan menyewa sepeda atau tuk-tuk untuk menjelajahi area luas ini.
Mengapa Harus Visit Ayutthaya Historical Park? Temukan jawabannya di Ayutthaya Historical Park, Menyelami Jejak Kerajaan Kuno di Jantung Thailand.
Terminal 21 Bangkok
Terminal 21 adalah pusat perbelanjaan unik yang mengusung konsep “penerbangan keliling dunia”—setiap lantainya didesain menyerupai kota ikonik seperti Paris, Tokyo, London, hingga San Francisco. Selain toko retail internasional dan lokal, lantai dasar menawarkan street food murah lezat ala “Pier 21” yang sangat populer di kalangan warga Bangkok. Banyak toko oleh-oleh seperti Naraya (tas anyaman), Sabai Thai (sabun herbal), dan Thai Tea House (teh aromatik) tersedia di lantai bertema “Thailand”. Suasana ramah, bersih, dan mudah dinavigasi menjadikannya tempat ideal untuk belanja terakhir sebelum pulang.