Menyingkap Kisah Klasik di Sukhothai Historical Park, Jendela Masa Lalu Thailand yang Memukau

Menyingkap Kisah Klasik di Sukhothai Historical Park, Jendela Masa Lalu Thailand yang Memukau, Foto : wisatathailand.id
Membayangkan Thailand, pasti yang terlintas di pikiran adalah Bangkok yang ramai, pantai-pantai cantik di selatan, atau mungkin pasar malam yang ikonik. Tapi, apakah kamu tahu bahwa Thailand juga punya situs bersejarah yang menakjubkan? Ya, Sukhothai Historical Park Thailand adalah jawabannya! Tempat ini bukan hanya sekadar tumpukan reruntuhan batu, melainkan sebuah jendela yang membawa kita kembali ke masa kejayaan Kerajaan Sukhothai, yang dianggap sebagai cikal bakal dari bangsa Thailand modern. Mengunjungi tempat ini seperti membuka buku sejarah raksasa, di mana setiap kuil dan patung menceritakan kisahnya sendiri. Keindahan arsitektur yang megah dan suasana yang tenang di sini membuatnya menjadi destinasi yang wajib dikunjungi bagi para pecinta sejarah, fotografi, atau sekadar mencari ketenangan dari hiruk-pikuk perkotaan.
Mengapa Sukhothai Historical Park Begitu Istimewa?
Sukhothai Historical Park merupakan situs warisan dunia UNESCO yang sangat terawat. Luas areanya mencapai sekitar 70 kilometer persegi, dipenuhi dengan sisa-sisa istana kerajaan, kuil-kuil Buddha, dan monumen kuno yang tersebar di tengah taman dan danau. Nama Sukhothai sendiri berarti "Fajar Kebahagiaan," dan memang, saat berada di sini, kamu akan merasakan aura damai dan kebahagiaan yang terpancar dari setiap sudut. Berbeda dengan Ayutthaya yang reruntuhannya lebih monumental, Sukhothai memiliki keunikan tersendiri dengan arsitektur yang lebih halus dan elegan.
Sukhothai adalah ibukota pertama Kerajaan Siam, yang didirikan pada abad ke-13. Masa kejayaan kerajaan ini dikenal sebagai "Periode Emas" di mana seni, arsitektur, dan bahasa Thailand modern mulai terbentuk. Kuil-kuil di sini dibangun dengan gaya khas Sukhothai, yang menampilkan patung Buddha dengan posisi berjalan, sebuah inovasi artistik pada masanya. Reruntuhan yang ada saat ini adalah saksi bisu dari kemakmuran dan keagungan masa lampau.
Jelajahi Reruntuhan Megah di Sukhothai Historical Park
Untuk menjelajahi seluruh area yang sangat luas, ada baiknya kamu menyewa sepeda atau skuter. Menjelajah dengan sepeda akan memberikan pengalaman yang lebih intim dan kamu bisa berhenti kapan saja untuk mengagumi keindahan yang ada. Berikut beberapa spot utama yang tidak boleh kamu lewatkan di dalam Sukhothai Historical Park Thailand:
1. Wat Mahathat: Jantung Spiritual Sukhothai
Wat Mahathat adalah kuil paling penting dan terbesar di dalam taman bersejarah ini. Letaknya tepat di pusat, dan sering disebut sebagai "Kuil Agung" karena posisinya sebagai pusat spiritual dan pemerintahan kerajaan. Saat memasuki area ini, kamu akan disambut oleh deretan stupa dan chedi yang menjulang tinggi, serta patung-patung Buddha yang anggun. Wat Mahathat memiliki sebuah chedi utama berbentuk teratai yang dikelilingi oleh delapan chedi kecil. Pemandangan di sini sangat menawan, terutama saat matahari terbit atau terbenam ketika cahaya keemasan menyinari setiap patung dan reruntuhan. Kamu akan menemukan banyak patung Buddha dengan berbagai pose, termasuk patung Buddha yang sedang berjalan, simbol khas dari seni Sukhothai.
2. Wat Si Chum: Patung Buddha Raksasa yang Mengagumkan
Wat Si Chum terletak di luar dinding utama taman, tetapi sangat layak untuk dikunjungi. Daya tarik utamanya adalah patung Buddha raksasa setinggi 15 meter yang dikenal sebagai Phra Achana. Patung ini duduk dengan anggun di dalam sebuah mondop atau aula besar. Patung ini terlihat begitu megah dan mengesankan, seolah-olah memenuhi seluruh ruangan. Konon, patung ini menjadi inspirasi bagi banyak orang di masa lalu. Berfoto di depan patung ini akan memberikan kesan yang luar biasa. Jika kamu ingin mendapatkan hasil foto yang bagus, pastikan kamu datang saat tidak terlalu ramai.
3. Wat Sa Si: Keindahan di Tengah Danau
Wat Sa Si adalah salah satu kuil yang paling indah dan fotogenik di Sukhothai Historical Park Thailand. Kuil ini berada di tengah sebuah danau bernama Tra Phang Tra Kuan, yang dihubungkan dengan daratan melalui jembatan kayu. Keindahan kuil ini, ditambah dengan pantulan bayangannya di permukaan danau, menciptakan pemandangan yang sangat menenangkan. Wat Sa Si memiliki sebuah chedi berbentuk lonceng bergaya Sri Lanka dan sebuah patung Buddha duduk yang terawat dengan baik. Suasana di sini sangat damai, menjadikannya tempat yang sempurna untuk bersantai dan menikmati keindahan alam serta sejarah.
Rencanakan Perjalanan ke Sukhothai Historical Park dari Bangkok
Mungkin banyak yang bertanya-tanya, bagaimana sih cara ke Sukhothai Historical Park? Jawabannya cukup mudah, kok. Jika kamu datang dari ibukota Thailand, ada beberapa pilihan transportasi yang bisa kamu ambil.
Dengan Pesawat
Cara tercepat adalah dengan pesawat. Kamu bisa naik penerbangan dari Bangkok (Bandara Don Mueang atau Suvarnabhumi) ke Bandara Sukhothai (THS). Maskapai seperti Bangkok Airways melayani rute ini. Perjalanan udara hanya memakan waktu sekitar satu jam. Setibanya di bandara, kamu bisa naik taksi atau shuttle bus ke pusat kota Sukhothai. Dari sana, Sukhothai Historical Park hanya berjarak sekitar 12 kilometer.
Dengan Kereta Api
Bagi yang suka perjalanan darat, kamu bisa naik kereta dari Stasiun Kereta Api Hua Lamphong di Bangkok. Namun, tidak ada jalur kereta langsung ke Sukhothai. Kamu harus naik kereta ke Phitsanulok, kemudian melanjutkan perjalanan dengan bus atau taksi ke Sukhothai. Perjalanan ini memakan waktu lebih lama, sekitar 6-7 jam, tapi kamu bisa menikmati pemandangan pedesaan Thailand yang indah sepanjang perjalanan.
Dengan Bus
Pilihan yang paling populer dan ekonomis adalah dengan bus. Banyak perusahaan bus yang melayani rute Sukhothai Historical Park dari Bangkok. Kamu bisa naik bus dari Terminal Bus Mo Chit di Bangkok. Perjalanan memakan waktu sekitar 7-8 jam. Pilih bus malam jika kamu ingin menghemat waktu dan tiba di Sukhothai di pagi hari. Sesampainya di terminal bus Sukhothai, kamu bisa naik songthaew (taksi lokal) atau tuk-tuk ke area taman bersejarah.
Dari Sukhothai Historical Park ke Chiang Mai
Bagi yang berencana melanjutkan perjalanan ke utara, dari Sukhothai Historical Park ke Chiang Mai juga sangat mudah. Pilihan terbaik adalah dengan bus. Banyak bus reguler yang beroperasi setiap hari dari terminal bus Sukhothai menuju Chiang Mai. Perjalanan ini biasanya memakan waktu sekitar 5-6 jam. Pemandangan sepanjang jalan sangat indah, melewati perbukitan dan pedesaan yang asri.
Hal Menarik di Sekitar Sukhothai Historical Park
Selain reruntuhan bersejarah, area sekitar Sukhothai Historical Park Thailand juga menawarkan berbagai daya tarik lain yang bisa kamu nikmati.
Sukhothai Historical Park Night Market
Jika kamu berkunjung pada akhir pekan, jangan lewatkan Sukhothai Historical Park night market. Pasar malam ini diadakan setiap hari Sabtu di area sekitar kuil Wat Traphang Thong. Di sini kamu bisa mencicipi berbagai kuliner khas Thailand yang lezat, seperti Pad Thai, Tom Yum, dan camilan-camilan unik lainnya. Suasananya sangat hidup dengan cahaya lampu yang memantulkan keindahan kuil di malam hari. Menggabungkan wisata sejarah dengan kuliner lokal adalah pengalaman yang sempurna. Selain itu, kamu juga bisa menemukan berbagai kerajinan tangan lokal sebagai oleh-oleh.
Festival Lilin Loy Krathong
Kalau kamu beruntung datang saat festival Loy Krathong pada bulan November, kamu akan menyaksikan keindahan yang luar biasa di Sukhothai. Loy Krathong di Sukhothai adalah salah satu perayaan terbesar dan paling otentik di Thailand. Ribuan lilin dan perahu kecil (krathong) akan dilepaskan di danau-danau di dalam taman bersejarah. Cahaya lilin yang bertebaran di permukaan air, diiringi pertunjukan seni dan kembang api, menciptakan pemandangan yang magis dan tak terlupakan. Festival ini merupakan salah satu alasan utama banyak wisatawan datang ke Sukhothai di bulan November.
Informasi Penting: Harga Tiket Masuk Sukhothai Historical Park
Sebelum masuk ke dalam area, pastikan kamu sudah mengetahui harga Sukhothai Historical Park tiket masuk. Taman bersejarah ini dibagi menjadi beberapa zona: zona pusat, zona utara, zona selatan, zona timur, dan zona barat. Masing-masing zona memiliki biaya masuk tersendiri.
- Zona Pusat: 100 Baht per orang.
- Zona Lainnya: Masing-masing zona (Utara, Selatan, Timur, Barat) juga memiliki biaya masuk 100 Baht per orang.
- Tiket Kombinasi: Ada opsi tiket kombinasi yang memungkinkan kamu mengunjungi semua zona dengan satu harga, yaitu 350 Baht per orang.
Harga tiket ini bisa berubah sewaktu-waktu, jadi sebaiknya cek informasi terbaru sebelum kamu datang. Selain tiket masuk, jika kamu membawa kendaraan, ada biaya parkir yang berlaku. Untuk sepeda, biaya parkir biasanya sekitar 10-20 Baht, sementara untuk sepeda motor sekitar 50 Baht.
Secara keseluruhan, Sukhothai Historical Park Thailand adalah destinasi yang menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Bukan hanya sekadar melihat bangunan tua, tapi juga merasakan kedamaian dan keagungan sejarah yang membentuk identitas bangsa Thailand. Dengan begitu banyak hal yang bisa dilihat dan dilakukan, termasuk menikmati Sukhothai Historical Park night market yang ramai, tempat ini benar-benar menjanjikan perjalanan yang tak terlupakan. Jadi, tunggu apa lagi? Segera masukkan Sukhothai ke dalam daftar perjalananmu berikutnya.