Ayutthaya Historical Park, Menyelami Jejak Kerajaan Kuno di Jantung Thailand

Ayutthaya Historical Park, Menyelami Jejak Kerajaan Kuno di Jantung Thailand, sumber : asiakingtravel.com
Pernah membayangkan berjalan di antara reruntuhan megah sebuah peradaban yang pernah menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara? Jika ya, maka Ayutthaya Historical Park adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda di Thailand. Ayutthaya Historical Park adalah bukti nyata kemegahan Kerajaan Ayutthaya yang berkuasa selama lebih dari 400 tahun. Berada sekitar 80 kilometer di utara Bangkok, taman bersejarah ini menawarkan pengalaman unik yang tak hanya sekadar melihat-lihat reruntuhan kuno, tetapi juga merasakan aura sejarah yang kuat.
Sebagai ibukota kedua Kerajaan Siam setelah Sukhothai, Ayutthaya menjadi pusat perdagangan, budaya, dan agama yang sangat penting. Saking megahnya, kota ini dijuluki sebagai "Venice dari Timur." Namun, kejayaan itu runtuh pada tahun 1767 ketika invasi tentara Burma menghancurkan hampir seluruh kota. Kini, reruntuhan yang tersisa telah dipugar dan dilestarikan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1991. Mengunjungi Ayutthaya Historical Park thailand adalah sebuah perjalanan kembali ke masa lampau, di mana kita dapat menyaksikan sisa-sisa istana, pagoda, dan kuil-kuil yang menjulang tinggi, mengingatkan kita pada kejayaan yang telah berlalu.
Mengapa Harus Visit Ayutthaya Historical Park?
Banyak wisatawan yang mencari pengalaman mendalam saat berlibur, dan visit Ayutthaya Historical Park menawarkan hal itu. Berbeda dengan hingar bingar Bangkok, Ayutthaya memberikan ketenangan dan kesempatan untuk merenung. Taman bersejarah ini bukan hanya sekumpulan batu bata tua, tetapi sebuah lanskap yang dipenuhi cerita dan makna.
Ulasan Ayutthaya Historical Park: Daya Tarik yang Tak Terlupakan
Dari berbagai ulasan Ayutthaya Historical Park, ada beberapa spot ikonik yang selalu menjadi favorit pengunjung dan benar-benar tak boleh dilewatkan. Setiap reruntuhan memiliki daya tarik unik dan sejarahnya sendiri.
1. Wat Mahathat: Kepala Buddha di Akar Pohon
Ini mungkin adalah ikon paling terkenal dari Ayutthaya. Anda pasti pernah melihatnya di kartu pos atau unggahan Instagram. Wat Mahathat, yang diperkirakan dibangun oleh Raja Ramesuan pada tahun 1384, dikenal dengan fenomena unik: kepala patung Buddha yang terperangkap di dalam akar pohon Bodhi yang besar.
Keberadaan kepala Buddha ini diyakini berasal dari insiden saat kota dihancurkan oleh pasukan Burma yang menumbangkan patung-patung dan memenggal kepalanya. Seiring berjalannya waktu, akar pohon yang tumbuh menelan kepala tersebut, menciptakan pemandangan yang spiritual dan penuh misteri. Pemandangan ini tidak hanya menjadi daya tarik visual, tetapi juga simbol keteguhan spiritual di tengah kehancuran.

Wat Mahathat, sumber : wisatathailand.id
2. Wat Phra Si Sanphet: Kuil Kerajaan Paling Suci
Wat Phra Si Sanphet adalah kuil paling penting di Ayutthaya pada masanya. Kuil ini berfungsi sebagai kapel pribadi bagi keluarga kerajaan dan terletak di dalam kompleks Istana Kerajaan. Yang menarik, kuil ini tidak dihuni oleh biksu, menjadikannya unik di antara kuil-kuil kuno lainnya.
Tiga chedi (stupa) besar yang berdiri tegak menjadi ciri khas Wat Phra Si Sanphet. Ketiga chedi ini dibangun untuk menyimpan abu tiga raja Ayutthaya. Meskipun sebagian besar bangunan hancur akibat invasi, sisa-sisa chedi ini tetap memancarkan keagungan dan kemegahan kerajaan.
3. Wat Chaiwatthanaram: Kemegahan Gaya Khmer
Dibangun pada tahun 1630 oleh Raja Prasat Thong untuk menghormati ibunya, Wat Chaiwatthanaram menawarkan arsitektur yang sangat berbeda, terinspirasi dari gaya Angkor Wat di Kamboja. Kuil ini terletak di tepi sungai Chao Phraya dan memiliki struktur menara prang yang tinggi, dikelilingi oleh barisan chedi kecil.
Pemandangan Wat Chaiwatthanaram di sore hari, terutama saat matahari terbenam, sangatlah mempesona. Arsitekturnya yang monumental menjadikannya salah satu kuil yang paling sering difoto di Ayutthaya Historical Park.
4. Wat Ratchaburana: Kripta Bawah Tanah yang Misterius
Wat Ratchaburana dibangun oleh Raja Borommarachathirat II di tempat di mana kedua kakak laki-lakinya meninggal dalam duel memperebutkan takhta. Meskipun berakar pada kisah tragis, kuil ini memiliki prang pusat yang indah dan salah satu fitur paling menarik: sebuah kripta bawah tanah.
Kripta ini pernah menyimpan berbagai harta karun dan mural dinding yang memudar, memberikan petunjuk tentang kekayaan Ayutthaya di masa lalu. Meskipun sebagian besar harta telah dijarah, mengunjungi ruang bawah tanah ini memberikan sensasi petualangan yang mendebarkan.
Informasi Penting: Ayutthaya Historical Park Tiket Masuk dan Jam Buka
Sebelum Anda memulai petualangan Anda di Ayutthaya Historical Park, ada baiknya mengetahui informasi praktis mengenai Ayutthaya Historical Park tiket masuk dan Ayutthaya Historical Park jam buka.

Ayutthaya Historical Park, sumber : klook.com
Ayutthaya Historical Park Jam Buka dan Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Secara umum, area Ayutthaya Historical Park terbuka untuk umum tanpa biaya masuk. Namun, untuk situs-situs utama seperti Wat Mahathat, Wat Phra Si Sanphet, Wat Ratchaburana, dan Wat Chaiwatthanaram, Anda akan dikenakan biaya masuk terpisah.
Biasanya, Ayutthaya Historical Park jam buka adalah dari pukul 08:00 pagi hingga 17:00 sore. Namun, beberapa situs seperti Wat Chaiwatthanaram terkadang memiliki jam buka hingga pukul 18:00 sore, memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan matahari terbenam yang indah.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari, sebelum suhu menjadi terlalu panas, atau sore hari menjelang matahari terbenam. Pada siang hari, suhu di Ayutthaya bisa sangat terik.
Ayutthaya Historical Park Tiket Masuk
Meskipun taman bersejarah ini besar dan terbuka, kuil-kuil utama yang berbayar memegang peran penting dalam ulasan Ayutthaya Historical Park yang positif karena reruntuhannya terawat dengan baik. Biaya Ayutthaya Historical Park tiket masuk untuk setiap kuil utama umumnya sekitar 50 Baht Thailand (THB) per orang.
Bagi Anda yang berencana mengunjungi banyak situs, tersedia juga tiket kombo atau pass yang memungkinkan akses ke beberapa kuil utama dengan harga yang lebih hemat, biasanya sekitar 220 Baht THB untuk 6 situs. Ini sangat direkomendasikan jika Anda berencana menghabiskan seharian penuh di taman ini.
Selain itu, penting untuk dicatat bahwa meskipun Anda dapat berkunjung sendiri, banyak pengunjung juga memilih tur berpemandu yang dikelola oleh penyedia tur, atau menghubungi Ayutthaya Historical Park office untuk informasi lebih lanjut mengenai tur resmi.
Cara ke Ayutthaya Historical Park dari Bangkok
Ayutthaya sangat populer sebagai tujuan day trip dari Bangkok karena lokasinya yang relatif dekat. Jarak sekitar 80 km membuat perjalanan Ayutthaya Historical Park dari Bangkok sangat mudah. Berikut adalah beberapa cara ke Ayutthaya Historical Park yang bisa Anda pilih:
1. Menggunakan Kereta Api: Pilihan Paling Ekonomis
Kereta api adalah cara yang paling populer dan ekonomis untuk menuju Ayutthaya. Anda bisa naik kereta dari stasiun Hua Lamphong atau Stasiun Krung Thep Aphiwat di Bangkok. Perjalanan kereta api menawarkan pemandangan pedesaan Thailand yang menarik.
- Durasi: Sekitar 1.5 hingga 2 jam.
- Biaya: Sangat murah, mulai dari sekitar 15-20 Baht THB untuk kereta kelas 3.
Setelah tiba di Stasiun Kereta Api Ayutthaya, Anda perlu menyeberangi sungai Pa Sak dengan feri pendek untuk mencapai area reruntuhan di pulau Ayutthaya.
2. Menggunakan Bus atau Minivan: Cepat dan Praktis
Bus dan minivan berangkat secara rutin dari Terminal Bus Utara (Mo Chit) di Bangkok. Ini adalah pilihan yang cepat dan relatif murah.
- Durasi: Sekitar 1 hingga 1.5 jam, tergantung lalu lintas.
- Biaya: Sekitar 50-70 Baht THB.
Bus akan tiba di terminal bus Ayutthaya, dari sana Anda bisa menggunakan tuk-tuk lokal untuk berkeliling.
3. Taksi atau Sewa Mobil Pribadi: Nyaman dan Fleksibel
Untuk kenyamanan maksimal, terutama jika Anda bepergian dalam grup atau ingin lebih fleksibel, menyewa taksi atau mobil pribadi dari Bangkok adalah pilihan yang baik.
- Durasi: Sekitar 1-1.5 jam.
- Biaya: Opsi paling mahal, bisa mencapai 1.500-2.500 Baht THB untuk perjalanan pulang pergi, tergantung negosiasi.
Dengan taksi, Anda tidak perlu khawatir tentang cara ke Ayutthaya Historical Park dari Bangkok dan dapat langsung diantar ke berbagai situs di dalam taman.

Ayutthaya Historical Park, sumber : wowabouts.com
Tips Menjelajahi Ayutthaya Historical Park
Setelah mengetahui cara ke Ayutthaya Historical Park, kini saatnya merencanakan bagaimana Anda akan menjelajahi area yang sangat luas ini. Karena Ayutthaya Historical Park tersebar di area yang luas, berjalan kaki mungkin bukan pilihan terbaik, terutama di bawah terik matahari.
Menyewa Sepeda: Cara Populer dan Ramah Lingkungan
Menyewa sepeda adalah cara paling populer untuk berkeliling taman bersejarah ini. Banyak persewaan sepeda tersedia di dekat stasiun kereta api dan di sekitar area taman. Ini memungkinkan Anda untuk bergerak bebas, menikmati suasana, dan berhenti di mana saja sesuka hati.
Tuk-Tuk Lokal
Alternatif lain adalah menyewa tuk-tuk. Jika Anda tidak ingin mengayuh sepeda, tuk-tuk dapat disewa untuk berkeliling selama beberapa jam. Pengemudi tuk-tuk biasanya sudah sangat familiar dengan rute-rute wisata utama.
Pastikan Anda mengenakan pakaian yang sopan, menutupi bahu dan lutut, karena ini adalah area suci. Dan jangan lupa membawa topi, kacamata hitam, serta banyak air mineral untuk menjaga stamina Anda.
Selamat menjelajahi reruntuhan kuno di Ayutthaya Historical Park! Anda akan pulang dengan cerita dan kenangan yang tak terlupakan tentang kejayaan Kerajaan Ayutthaya.